TEMPOJAMBI.COM – Pasangan Romi Hariyanto-Sudirman telah resmi mendaftar sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Jambi periode 2024-2029 ke KPU Provinsi Jambi, Kamis (29/8/2024).
Pasangan Romi-Sudirman ini diusung oleh empat partai politik yaitu NasDem, Gelora, PKN dan PSI dengan jumlah 206.487 suara sah.
Dengan demikian, pasangan Romi-Sudirman dinyatakan memenuhi syarat pencalonan sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jambi.
Romi-Sudirman Resmi Daftar Cagub Cawagub ke KPU Provinsi Jambi
Ketua KPU Provinsi Jambi, Iron Sahroni menyatakan berkas pendaftaran pasangan Romi Hariyanto-Sudirman sudah diterima dan lengkap.
Selanjutnya kata Iron, pihaknya akan melakukan verifikasi administrasi dan faktual persyaratan calon dan syarat calon.
“Verifikasi administrasi mulai tanggal 29 sampai tanggal September,” ujar mantan Ketua KPU Merangin dua periode itu.
Sementara pasangan yang sudah mendaftarkankan diri, akan menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit Bratanata Jambi.
“Besok akan menjalani pemeriksaan kesehatan di RS Bratanata Jambi,” pungkasnya.
Namun ada yang menarik, pasangan ini terbentuk dalam waktu dua hari pasca Saniatul Lativa mundur dari pencalonan sebagai pendamping Romi di Pilgub Jambi.
Usai mendaftarkan di KPU, Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) dua periode itu menceritakan bagaimana ia mendapat calon pendamping baru.
“Itu takdir Allah, Allah menentukan. Begitu Ibu Saniatul menyatakan tidak bisa dengan persoalan segala macam, satu jam langsung deal,” katanya.
Namun begitu, Romi menyatakan bahwa ia telah mengenal Letjen (purn) Sudirman jauh sebelum mencalonkan diri ini.
Dia mengatakan, bahwa pak Sudirman bukan orang yang gila jabatan. Selama aktif di TNI, Sudirman sudah memenduduki jabatan strategis, termasuk menjadi Pangdam II Sriwijaya.
“Hari ini niat beliau menghibah diri beliau untuk masyarakat provinsi Jambi. Bagaimana kedepan beliau dapat memberikan manfaat bagi masyarakat provinsi Jambi,” tandas Romi.
Sementara Letjen Purn Sudirman menambahkan selama menjadi TNI aktif dirinya tidak pernah dinas di Provinsi Jambi.
“Dan inilah waktunya saya ingin bersama pak Romi, untuk sama-sama membangun negeri tercinta ini. Saya putra daerah, saya ingim wilayah provinsi Jambi lebih maju dari provinsi-provinsi lain,” katanya.
Soal bagaimana dirinya bisa berpasangan dengan Romi, lulusan Akmil 1986 ini mengatakan bahwa pertemuan itu sudah ada yang mengatur.
“Tiba-tiba dipanggil, Allah yang mengatur,” tutupnya.

