TempoJambi.com – Pimpinan DPRD Kota Jambi yang dipimpin Kemas Faried Alfarelly (KFA) melakukan kunjungan kerja ke anggota Komisi XII Fraksi Partai Golkar, Drs. H. Cek Endra, Senin (13/1/2025), di Gedung Nusantara 1, Senayan, Jakarta.
Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan rapat koordinasi dan konsultasi terkait usulan penambahan kuota Jaringan Gas (Jargas) di Kota Jambi pada tahun 2025.
Hadir mendampingi Kemas Faried yakni Wakil Ketua DPRD Kota Jambi Jefrizen, Yasir, dan Naim.
Dalam pertemuan tersebut, Kemas Faried menjelaskan bahwa usulan penambahan kuota Jargas ini merupakan hasil komunikasi antara Pj Wali Kota Jambi dan Pimpinan DPRD Kota Jambi dengan Kementerian ESDM.
Langkah ini diambil guna mengoptimalkan pemanfaatan jaringan gas di Kota Jambi agar lebih banyak masyarakat yang mendapatkan akses energi bersih dan ekonomis.
Kemas Faried berharap kunjungan ini dapat menghasilkan kolaborasi yang mempercepat realisasi permintaan masyarakat Kota Jambi atas kuota Jargas yang lebih besar.
Selain itu, dalam rapat koordinasi juga dibahas mengenai pengelolaan Jargas di Kota Jambi yang saat ini masih dikelola oleh PT Jambi Indoguna Internasional (JII), BUMD milik Pemerintah Provinsi Jambi.
Politisi Partai Golkar ini menekankan harapannya agar ke depan pengelolaan Jargas dapat melibatkan BUMD milik Pemerintah Kota Jambi, yaitu PT Siginjai Sakti, guna meningkatkan efektivitas pelayanan dan pemanfaatannya bagi masyarakat.
“Saya akan terus mendorong agar pengelolaan Jargas ini bisa diberikan kepada BUMD Kabupaten/Kota masing-masing, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal,” katanya.
Menanggapi hal ini, Cek Endra menyatakan akan menyampaikan langsung usulan penambahan kuota Jargas kepada Dirjen Migas Kementerian ESDM.
Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan program ini secara tepat waktu, dengan memastikan tidak ada hambatan dalam pembangunan infrastruktur maupun pemasangan jaringan di lapangan yang dapat menghambat pencapaian kuota yang diajukan.
Dalam kesempatan yang sama, Cek Endra juga menginformasikan bahwa program bantuan pasang baru listrik (BPBL) gratis akan berlanjut pada 2025 untuk memastikan seluruh rumah tangga kurang mampu mendapatkan akses listrik.
Program ini merupakan hasil kerja sama Komisi XII DPR RI dengan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, yang pelaksanaannya diserahkan kepada PT PLN (Persero).
Diharapkan melalui sinergi yang baik antara DPRD Kota Jambi, Pemerintah Kota, dan DPR RI, program penambahan kuota Jargas serta bantuan pasang baru listrik dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Jambi.
