JAMBI – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jambi akan segera digelar menyusul berakhirnya masa kepengurusan yang dipimpin Mashuri pada Maret 2026.
Menjelang agenda tersebut, dinamika internal partai berlambang mercy itu mulai memanas.
Sejumlah nama mencuat sebagai penantang serius petahana dalam perebutan kursi ketua.
Dari internal partai, muncul nama Fauzi Ansori (Oji), anggota DPRD Provinsi Jambi yang juga pengurus DPD Demokrat. Ia dikabarkan telah mengantongi dukungan dari sejumlah pengurus.
Selain itu, ada Muhammad Zen, pengusaha muda yang maju sebagai calon anggota DPR RI pada Pemilu 2024 lalu. Zen disebut mendapat dukungan dari kader di tingkat DPC kabupaten/kota.
Nama lain yang ikut mencuri perhatian adalah Bupati Merangin, M Syukur. Ia dikabarkan mulai menggalang dukungan untuk maju dalam bursa ketua.
Namun, berdasarkan informasi internal, langkah Syukur dinilai lebih banyak membangun komunikasi ke DPP.
“Ada tiga nama yang mulai bergerak dan jadi pembahasan di kalangan kader, yakni Fauzi Ansori, Muhammad Zen, dan M Syukur,” ujar sumber internal.
Meski demikian, posisi Syukur disebut belum mendapat simpati luas dari kader di daerah karena pendekatannya yang lebih condong ke tingkat pusat.
Sementara itu, Mashuri sebagai petahana dinilai menghadapi tantangan serius. Sejumlah kader menginginkan adanya perubahan kepemimpinan, menyusul penilaian bahwa kinerja partai belum menunjukkan perkembangan signifikan.
“Dari pembicaraan internal, banyak yang menginginkan perubahan. Tapi ini politik, situasi bisa berubah menjelang Musda,” tambahnya.
Di sisi lain, Kepala BPOKK Demokrat Jambi, Anggun Gunawan, membenarkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan pelaksanaan Musda. Namun, jadwal pasti masih menunggu keputusan DPP.
“Masih tahap persiapan. Perkiraan antara Mei hingga Juni, tergantung keputusan DPP,” ujarnya.
Terkait syarat pencalonan, Anggun menjelaskan bahwa kandidat wajib mengantongi minimal 20 persen dukungan dari DPC kabupaten/kota, atau sekitar tiga dukungan.
Dengan peta dukungan yang masih cair dan waktu pelaksanaan yang belum ditetapkan, persaingan menuju kursi Ketua Demokrat Jambi diprediksi akan semakin dinamis dalam waktu dekat.
