JAMBI — Bursa Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi semakin memanas jelang Musyawarah Daerah (Musda).

Setelah nama Ahmad Fauzi Ansori lebih dulu mencuat, kini giliran Muhammad Zen tampil sebagai penantang serius.

Fauzi Ansori dikenal sebagai figur senior dengan pengalaman panjang di birokrasi dan politik. Ia pernah menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Kepala Bappeda Provinsi Jambi, sebelum melanjutkan karier sebagai anggota DPRD Provinsi Jambi selama dua periode.

Di internal partai, ia kini menjabat sebagai Sekretaris Demokrat Provinsi Jambi dan dikenal sebagai kader loyal serta militan.

Namun, kemunculan Muhammad Zen membawa dinamika baru dalam kontestasi.

Zen bukan berasal dari kalangan elite. Ia merupakan putra daerah asal Desa Tanjung Lanjut, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, yang tumbuh dari keluarga petani.

Sejak kecil, ia telah terbiasa membantu orang tuanya bekerja di kebun dan merasakan keterbatasan dalam menempuh pendidikan.

Perjalanan hidupnya kemudian berubah. Dengan kerja keras, Zen berhasil menempuh pendidikan tinggi di Universitas Jambi dengan mengambil jurusan ilmu hukum.

Tak hanya itu, ia juga dikenal sebagai pengusaha muda sukses. Zen memimpin sejumlah perusahaan di bidang ekspor dan pertambangan pasir, menjadikannya salah satu figur muda yang mulai diperhitungkan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Di luar dunia usaha, ia aktif dalam berbagai organisasi, mulai dari kepemudaan hingga asosiasi pengusaha. Aktivitas ini memperluas jaringan sekaligus memperkuat posisinya dalam dinamika sosial dan politik di Jambi.

Pada Pemilu 2024, Zen turut maju sebagai calon anggota DPR RI dari Partai Demokrat dan berhasil meraih 37.566 suara.

Meski belum berhasil lolos ke Senayan, capaian tersebut menunjukkan basis dukungan yang cukup signifikan.

Menjelang Musda Demokrat Jambi, Zen secara terbuka menyatakan kesiapannya maju sebagai calon ketua.

Ia mengaku telah melakukan konsolidasi internal serta menjalin komunikasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Insyaallah, mohon doanya. Saya ingin memberikan kontribusi dan ikut membesarkan Partai Demokrat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk mengikuti arahan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono dalam setiap langkah politiknya.

“Sebagai kader, saya siap mengikuti petunjuk dan keputusan Ketua Umum,” tegasnya.

Terkait syarat dukungan minimal 20 persen dari DPC kabupaten/kota, Zen mengaku optimistis telah mengantonginya.

Ia menyebut komunikasi dengan sejumlah daerah telah dilakukan secara intens.

“Kita sudah komunikasi. Untuk syarat, insyaallah siap,” katanya.

Dengan latar belakang sebagai pengusaha yang berangkat dari bawah serta dukungan yang terus menguat, Muhammad Zen kini dinilai menjadi pesaing kuat bagi Fauzi Ansori.

Pertarungan pun diprediksi berlangsung sengit—mempertemukan figur senior berpengalaman dengan kader muda yang membawa semangat dan basis dukungan baru.

Musda Demokrat Jambi kali ini tak sekadar menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga panggung adu kekuatan dua generasi.

Siapa yang akan keluar sebagai pemenang, kini menjadi perhatian publik dan kader Partai Demokrat di seluruh Provinsi Jambi.

By admin