JAMBI – Kabar baik datang bagi masyarakat Kabupaten Tebo. Jalan Padang Lamo yang selama ini mengalami kerusakan cukup berat dipastikan mulai dikerjakan tahun ini.
Kepastian tersebut disampaikan Anggota Komisi V DPR RI Dapil Jambi, Edi Purwanto. Ia mengatakan, penanganan Jalan Padang Lamo telah mendapatkan dukungan anggaran setelah melalui proses pengusulan dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi serta Kementerian Pekerjaan Umum.
“Jalan Padang Lamo ini sudah kita perjuangkan sejak awal. Alhamdulillah sekarang sudah dianggarkan dan insyaallah pengerjaannya dimulai tahun ini. Jadi ini sudah kita pastikan dan akan terus kita kawal sampai pekerjaan benar-benar berjalan di lapangan,” kata Edi Purwanto.
Menurut Edi, Jalan Padang Lamo merupakan salah satu ruas yang sejak awal menjadi perhatian karena kondisi kerusakannya cukup panjang dan banyak dikeluhkan masyarakat.
Ruas jalan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Tebo. Selain digunakan untuk aktivitas sehari-hari, jalan tersebut juga menjadi akses bagi masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.
Jalan Padang Lamo juga memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu jalur alternatif yang menghubungkan wilayah Jambi dengan Dharmasraya, Sumatera Barat.
Persoalan kerusakan jalan tersebut sebelumnya telah beberapa kali disampaikan Edi dalam pembahasan bersama pemerintah pusat.
Pada April lalu, ia mendorong Kementerian Pekerjaan Umum memberikan perhatian terhadap kondisi Jalan Padang Lamo yang dinilai telah mengganggu aktivitas masyarakat.
Dorongan tersebut kemudian dilanjutkan melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi agar penanganan Jalan Padang Lamo dapat masuk dalam program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
Pemerintah Provinsi Jambi bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) juga melakukan sinkronisasi serta menyiapkan berbagai kebutuhan administrasi dan teknis agar penanganan ruas jalan tersebut dapat dilaksanakan melalui dukungan APBN.
Edi menyebut masuknya Jalan Padang Lamo dalam anggaran tahun ini merupakan hasil dari proses panjang dan kerja bersama berbagai pihak.
Namun, menurutnya, kepastian anggaran tidak boleh menjadi akhir dari perjuangan.
Ia menegaskan pelaksanaan pekerjaan di lapangan tetap harus dikawal agar berjalan sesuai perencanaan dan memiliki kualitas yang baik.
“Yang penting bagi kita bukan hanya anggarannya ada. Kita ingin pengerjaannya nanti berjalan dengan baik, kualitasnya dijaga dan betul-betul menjawab persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Edi berharap perbaikan Jalan Padang Lamo nantinya dapat memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.
Tidak hanya memperlancar mobilitas, perbaikan jalan juga diharapkan dapat mempermudah distribusi hasil pertanian dan perkebunan serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan yang baik sangat penting untuk membuka akses antarwilayah sekaligus membantu menekan biaya transportasi.
“Saya berharap dukungan semua pihak. Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, DPRD dan masyarakat mari sama-sama kita kawal pekerjaan ini. Kita ingin apa yang sudah diperjuangkan dan dianggarkan ini benar-benar terlaksana dengan baik, selesai dengan kualitas yang baik, dan yang paling penting manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” pungkas Edi.
