TempoJambi.com – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menghadiri rapat koordinasi penanggulangan dan penanganan banjir di ruang kerja Wali Kota Jambi, Griya Siginjai, Selasa (4/3/2025).

Rapat ini dihadiri oleh Wali Kota Jambi dr. Maulana, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI David Partonggo Oloan Marpaung, serta perwakilan dari Dinas PUPR Provinsi Jambi dan PUPR Kota Jambi.

Dalam rapat koordinasi ini, berbagai kendala dalam penanggulangan banjir dibahas serta langkah strategis dirumuskan untuk mengatasi dampak tingginya curah hujan yang menyebabkan banjir di Kota Jambi.

Ketua DPRD Kota Jambi menegaskan pentingnya percepatan program normalisasi Sungai Asam dan Sungai Kenali sebagai solusi utama dalam mengurangi risiko banjir di Kota Jambi.

“Kita perlu langkah konkret dan percepatan dalam pengerukan serta perbaikan aliran sungai agar mampu menampung debit air dengan lebih baik,” ujar Kemas Faried.

Sebelumnya, hujan lebat yang mengguyur Kota Jambi pada Minggu (23/2/2025) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, merendam permukiman warga dan infrastruktur publik.

Saat meninjau langsung lokasi banjir di RT 19 Suka Karya, Kecamatan Kotabaru, bersama Wakil Wali Kota Jambi, Kemas Faried menemukan banyak drainase tersumbat, yang memperburuk genangan air.

“Koordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak terkait sangat diperlukan untuk segera menangani penyumbatan drainase yang menghambat aliran air,” ungkapnya.

Menurutnya, permasalahan banjir di Kota Jambi bukan hanya akibat curah hujan tinggi, tetapi juga karena sistem drainase yang kurang optimal dan sedimentasi sungai yang belum tertangani dengan baik.

Oleh karena itu, ia mendesak pemerintah daerah untuk menjadikan perbaikan dan pelebaran drainase serta pengerukan sungai sebagai prioritas utama dalam agenda penanggulangan banjir.

By admin