TempoJambi.com – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, melakukan peninjauan langsung ke Jalan Padang Lamo, Kamis (13/03) malam. Dalam kunjungan itu, ia menemukan sejumlah titik jalan yang rusak parah serta beberapa jembatan yang sudah tidak layak digunakan.
“Dari Kota Tebo sampai ke Simpang Logpon, lalu menuju Desa Teluk Kayu Putih hingga perbatasan Kabupaten Dharmasraya, banyak sekali jalan yang rusak dan perlu segera diperbaiki,” kata Ivan.
Menurutnya, Jalan Padang Lamo harus mendapat perhatian serius karena menjadi jalur alternatif utama setelah putusnya Jalan Lintas Jambi-Padang di Desa Jujuhan, Kabupaten Muarabungo.
Setelah melakukan tinjauan, Ivan menyusun beberapa rencana perbaikan dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.
“Untuk jangka pendek, perbaikan jalan diprioritaskan sepanjang 20 kilometer, terutama dari Simpang Jembatan Tebo, Simpang Logpon, hingga perbatasan Desa Tanjung,” jelasnya.
Ia memperkirakan dana yang dibutuhkan untuk perbaikan ini berkisar antara Rp30 miliar hingga Rp60 miliar.
“Dana ini akan diusulkan dari pusat melalui bantuan perbaikan jalan. Sedangkan untuk jembatan di Desa Teluk Kayu Putih, sudah saya koordinasikan dengan Kepala Dinas PU agar dianggarkan Rp600 juta,” ungkapnya.
Untuk rencana jangka panjang, Ivan menegaskan bahwa ia akan mengawal usulan perubahan status Jalan Padang Lamo menjadi jalan nasional.
“Ada instruksi presiden, yaitu Inpres Nomor 3 Tahun 2023 tentang percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah. Ini akan kita perjuangkan agar Jalan Padang Lamo masuk dalam skema Inpres Jalan Daerah,” pungkasnya.
