TempoJambi.com– Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Jambi mulai memanaskan mesin politik jelang Pemilu 2029. Setelah resmi melantik pengurus DPW PKS periode 2025–2030, kini giliran pengurus DPD di 11 kabupaten/kota yang akan dikukuhkan pada awal September mendatang.
Ketua DPW PKS Jambi, Mustaharuddin, menyampaikan bahwa seluruh struktur pengurus DPD sudah terbentuk. Bahkan, proses penyusunan kepengurusan lengkap di tingkat kabupaten/kota telah selesai sesuai target yang diberikan.
“Kemarin saat pengukuhan pengurus wilayah, laporan yang saya terima penyusunan pengurus kabupaten/kota sudah selesai semua,” ujarnya, Selasa (26/8).
Menurutnya, pengukuhan pengurus DPD akan digelar secara serentak pada 6–7 September di masing-masing daerah. Untuk itu, DPW PKS telah membentuk tim khusus yang akan mendampingi pelantikan di setiap kabupaten/kota.
“Insya Allah pelantikannya kita lakukan tanggal 6–7 September. Tim sudah dibagi untuk mendampingi di masing-masing daerah,” tambahnya.
Mustaharuddin menegaskan, setelah prosesi pelantikan, PKS akan segera fokus pada konsolidasi internal dan penguatan kaderisasi. “Kita akan perkuat internal terlebih dahulu, setelah itu baru masuk pada pemenangan pemilu,” tegasnya.
PKS Jambi menargetkan hasil besar pada Pemilu 2029. Selain mempertahankan kursi di DPRD Provinsi, PKS membidik satu kursi di setiap daerah pemilihan (dapil), termasuk satu kursi DPR RI dari Jambi.
“Target kita satu kursi di setiap dapil untuk DPRD Provinsi. Saat ini kita sudah punya empat kursi, minus Kerinci–Sungai Penuh. Untuk DPR RI kita juga targetkan bisa merebut kursi,” katanya.
Sebelumnya, pengurus DPW PKS Jambi periode 2025–2030 resmi dikukuhkan pada Minggu (24/8) di Ratu Convention Center (RCC). Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Presiden PKS Almuzzammil Yusuf dan Sekjen Muhammad Kholid secara virtual.
Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, Wali Kota Jambi Maulana, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno (BBS), Bupati Bungo Dedy Putra, sejumlah pimpinan partai politik, anggota DPRD, serta kader dan simpatisan PKS dari seluruh daerah.
Dalam sambutannya, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf memberikan apresiasi atas dedikasi pengurus lama sekaligus pesan khusus kepada pengurus baru agar tetap menjaga jati diri partai. Ia menekankan pentingnya menjalankan dua program utama: kaderisasi (K2) dan pemenangan pemilu (P2).
“Saudara adalah ujung tombak untuk memastikan program partai terlaksana dengan baik. Kita butuh kader militan dan kerja sama solid antar pengurus,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi dengan kepala daerah, namun tetap menjaga fungsi pengawasan. “Kolaborasi harus dijaga, tapi jangan sampai melupakan fungsi kontrol yang dimiliki PKS,” pungkasnya.
