JAMBI — Komisi II DPRD Provinsi Jambi melakukan konsultasi strategis ke Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Rabu (1/4/2026), dalam upaya memperkuat sektor peternakan di daerah.
Kunjungan ini dipimpin Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata bersama Faisal Riza. Turut hadir Ketua Komisi II Erpan serta sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, DPRD Jambi menyoroti pentingnya penguatan pola kemitraan inti-plasma sebagai tulang punggung usaha peternakan ayam broiler di daerah.
Skema ini dinilai mampu membuka akses permodalan, menjamin pasar, serta meningkatkan produktivitas peternak.
Namun demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, mulai dari risiko penyakit ternak, fluktuasi harga pakan, kualitas bibit (DOC), hingga persoalan keadilan dalam sistem bagi hasil.
Selain itu, aspek teknis seperti manajemen kandang dan pengelolaan risiko juga menjadi perhatian.
Komisi II juga mengangkat persoalan ketersediaan daging ayam di beberapa wilayah, seperti Tanjung Jabung Barat, yang masih kerap mengalami kelangkaan dan berdampak pada stabilitas harga di masyarakat.
Dalam forum tersebut, DPRD Jambi turut menggali informasi terkait rencana pemerintah pusat dalam penguatan sektor peternakan nasional, termasuk program investasi pembangunan industri ayam terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, menegaskan pentingnya memastikan kebijakan pusat mampu menjawab kebutuhan daerah serta memberikan manfaat nyata bagi peternak lokal.
“Kemitraan peternakan harus memberikan keadilan dan kepastian bagi peternak. Mereka harus menjadi pelaku utama yang merasakan manfaat dari sistem yang dibangun,” ujarnya.
Ia juga menekankan perlunya penguatan pengawasan terhadap perusahaan mitra agar kemitraan berjalan transparan dan proporsional, mulai dari perjanjian kerja sama hingga pembagian hasil.
DPRD Jambi berharap program nasional di sektor peternakan dapat memberikan ruang bagi daerah untuk terlibat aktif, termasuk mendorong Provinsi Jambi menjadi salah satu wilayah prioritas dalam pengembangan industri ayam terintegrasi.
Melalui konsultasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan sektor peternakan yang maju, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi.
