TempoJambi.com – Komisi I DPRD Provinsi Jambi melakukan kunjungan konsultasi ke Dewan Pers pada Kamis (14/11) untuk membahas kemitraan antara media dan Pemerintah Provinsi Jambi, serta mencari solusi terkait penurunan Indeks Kemerdekaan Pers di daerah tersebut.
Kunjungan ini dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD, Hapis Hasbiallah, dan diterima langsung oleh Wakil Ketua Dewan Pers, Muhammad Agung Dharmajaya.
Dalam kesempatan tersebut, Hapis menjelaskan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah untuk menggali informasi terkait aturan kemitraan media dengan pemerintah daerah, terutama mengenai media yang terverifikasi oleh Dewan Pers.
Ia juga menegaskan pentingnya penguatan kerja sama yang transparan antara media dan pemerintah.
“Kami datang ke Dewan Pers untuk berkonsultasi mengenai kemitraan media dengan pemerintah daerah. Kami juga ingin mengetahui lebih dalam tentang media yang sudah terverifikasi oleh Dewan Pers, agar hubungan kerja sama berjalan dengan baik,” ujar Hapis.
Selain itu, Hapis juga mengungkapkan keprihatinannya terkait penurunan signifikan Indeks Kemerdekaan Pers di Provinsi Jambi, yang tercatat berada di urutan 32 dari 38 provinsi di Indonesia, menurut laporan Dewan Pers.
Komisi I DPRD Provinsi Jambi berharap konsultasi ini dapat memberikan pencerahan untuk memperbaiki kondisi tersebut.
“Kami mendapatkan banyak masukan penting dari Dewan Pers terkait penurunan Indeks Kemerdekaan Pers di Jambi. Ini menjadi perhatian serius bagi kami,” tambah Hapis.
Wakil Ketua Dewan Pers, Muhammad Agung Dharmajaya, menyambut baik kedatangan Komisi I DPRD Provinsi Jambi. Ia mengatakan bahwa kunjungan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman tentang dinamika pers dan pentingnya kebebasan pers dalam mendukung pembangunan daerah.
“Ini adalah kesempatan yang baik untuk saling bertukar informasi dan mencari solusi bersama, khususnya untuk meningkatkan kemerdekaan pers di Provinsi Jambi,” ujar Agung.
Kunjungan ini turut dihadiri oleh sejumlah anggota Komisi I DPRD Provinsi Jambi, yaitu Umaimah Kamila, Zulkifli Linus, Pinto Jayanegara, Apt Rucita, dan Bima Audia Pratama.
Dengan adanya diskusi yang konstruktif ini, diharapkan ke depannya kemitraan media dengan pemerintah semakin kuat, dan Indeks Kemerdekaan Pers di Jambi dapat mengalami perbaikan.
